Selasa, 21 Agustus 2018

Hip Hop dan Hidup

LL Cool J

Pendahuluan & Alasan

Sebelum membaca Artikel ini sampai habis , Saya ingin menyampaikan sebuah kejujuran saat prosess Penulisan yang telah melewati sesi pembusukan , Jujur secara pribadi saya memiliki Wawasan yang kurang dalam dan mendetail terhadap Subkultur genre musik ini.

Saya hanya ingin menuangkan pandangan pribadi sebagai seorang penikmat musik , Tentang hip hop dan pengaruh nya dalam bentuk kata - kata sederhana.

Bisa dikatakan semua Kalimat di Artikel ini berasal dari Kenekatan saya , yang mengemukakan Pandangan , Terhadap Subkultur ini yang muncul dari Keadaan saat itu.

Yang menjadi alasan bagi saya kenapa memilih Judul Artikel " Hip Hop dan Hidup " sangat sederhana , Ketika saya memutar playlist hip hop seakan saya mendapat Teguran , Bahwa lirik Ritme & Rima yang tertuang dalam lagu tersebut bukan hanya sekedar untuk hiburan.

Walau hip hop sangat identik dengan Bling" , Gangsta , Lirik Vulgar , Namun setelah saya pahami dan cerna secara mendalam lirik - lirik yang tertuang dalam lagu hip hop , Saya menemukan bahwa ada yang ingin disampaikan oleh sang MC.

Seakan sang MC berkata " ini yang terjadi disini dan dirasa saat ini , dengarlah " , Saya seakan hanyut dalam lamunan untuk mendengar & mencerna apa yang dia ( MC ) ingin sampaikan tentang " Hidup " , Maka jika segala hal yang berkaitan dengan Hidup maupun Kehidupan erat kaitan nya dengan Aspek Ekonomi , Politik , Budaya dan Konflik Sosial.

Rima , Ritme dan Rasa

Segala bentuk karya seni adalah bentuk perwujudan dari Intelektual , Emosi dan Perasaan yang dirasakan oleh sang pencipta nya , yang di wujudkan dalam bentuk yang dapat digapai oleh indera manusia.

Begitupula dengan Hip Hop , dibumbui dengan Rima , Ritme dan Perasaan sang MC , Pada setiap Kalimat , Baris demi Baris , Bait demi Bait , yang di lontarkan sang MC dari Microphone nya memiliki maksud yang dimana arti sebenarnya lebih dipahami oleh sang Pelontar Kata - kata tersebut.

Banyak hal yang ingin di sampaikan oleh sang MC , Tentang lirik yang dikoarkan di Block Party , tak jarang untuk menggunakan kata - kata dan istilah yang kasar dan asing serta intonasi yang bervariasi , untuk menyajikan seni tersebut.

Kesadaran dan Penyadaran

Kesadaran dan Penyadaran adalah dua sesi dimana sebuah seni bermula untuk memainkan peran nya , sebelum suatu karya seni tercipta yang pertama kali bekerja adalah Kesadaran sang pencipta nya , Kesadaran yang terdefinisi meliputi Intelektual , Emosi dan Perasaan.

Pada sesi Kesadaran akan terjadi Kolaborasi hebat Intelektual , Emosi dan Perasaan sang pencipta , yang menentukan Konsep apa yang akan di usung dalam karya , Makna yang terkandung dalam karya tersebut , Serta bagaimana upaya penyajian karya tersebut untuk di wujudkan.

Sedangkan pada sesi Penyadaran akan terjadi juga Kolaborasi hebat Intelektual , Emosi dan Perasaan sang penikmat seni , yang akan menentukan apa maksud dan konsep yang di terapkan dan tertuang pada karya tersebut , 

Setiap manusia ketika mengkolaborasikan Intelektual , Emosi dan Perasaan nya dalam mendefinisikan sesuatu akan menghasilkan pemahaman dan tanggapan yang berbeda-beda.

Dalam hip hop juga berlaku demikian sang MC mempunyai maksud dan alasan , Tentang pengunaan kata - kata yang digunakan pada karya nya , dan sang penikmat nya pun akan mempunyai pemahaman dan tanggapan yang berbeda-beda pula setelah menikmati karya nya.

Peran

Setelah karya seni telah di ciptakan yang berisi Konsep dan Makna yang dituangkan oleh sang pencipta nya, Yang terakhir adalah Peran karya tersebut . setiap karya seni akan punya peran nya masing - masing.

Peran karya seni dapat sesuai tujuan utama nya seperti yang diharapkan sang pencipta nya dan bisa tidak sesuai , Sebab ketika manusia mengkolaborasikan Intelektual , Emosi dan Perasaan nya dalam mendefinisikan sesuatu hasil nya akan berbeda - beda.

Dari hasil Definisi yang berbeda - beda tersebutlah , sebuah karya seni akan Mendapatkan Peran nya , Bisa sesuai harapan atau tidak , itu semua tergantung dari hasil definisi manusia nya setelah mengkolaborasikan Intelektual , Emosi dan Perasaan nya terhadap karya tersebut. 

Semua karya seni akan mendapatkan Peran nya setelah melewati proses-proses tersebut , Bahkan sudut pandang dan Peran Subkultur Hip Hop tergantung bagaimana hasil Kolaborasi Intelektual , Emosi dan Perasaan seseorang terhadap suatu karya hip hop.

Penutup

Terima kasih banyak saya ucapkan untuk kawan - kawan yang sudah menyimak Tulisan pribadi saya dari Awal hingga Akhir , Saya menunggu masukan dari kalian semua tentang setiap Tulisan pribadi saya Terima kasih.



Minggu, 12 Agustus 2018

Kaliyuga dan Kecemasan Bertaubat

Pendahuluan

Tulisan ini saya tulis untuk membahas tulisan pribadi saya yang sebelum nya , pada artikel sederhana ini akan saya bahas secara perlahan tentang Latar belakang dan Alasan kenapa saya menulis nya.

Latar Belakang 

Jadi beberapa waktu lalu saya sempat membaca tentang salah 1 Zaman pada Ajaran Hindu Yaitu zaman " Kaliyuga " , yang berarti zaman kegelapan.

Di deskripsikan pada zaman " Kaliyuga " keadaan dunia dalam sekacau - kacau nya dimana setiap Kejahatan dianggap Hal biasa dan Hal Baik dianggap tabu , Bahkan kebaikan pun akan meredup hingga tak berkembang.

Dengan mengangkat tema demikian , Saya pun mendapat ide untuk melihat Kenyataan  dunia pada saat ini dan mencoba mendeskripsikan nya dalam bentuk - bentuk kata yang saya susun pada Tulisan tersebut.

Dan saya akan menjelaskan Alasan pada kata - kata pada setiap baris kalimat yang saya gunakan pada tulisan tersebut untuk menjabarkan Maksud nya.

Alasan

Bagaimana memulai Taubat bagi Jiwa yang tak diberkati kemampuan bertaubat?
Pada Zaman Kaliyuga setiap kebaikan akan dianggap tabu , bahkan tak ada ruang dan tempat untuk menebar,berbuat dan mengembangkan kebaikan .

Saya memperumpamakan bagaimana Jiwa yang tak punya Kemampuan dapat memulai proses awal bertaubat , Sedangkan keadaan disekitar tak memungkinkan muncul nya sedikit Cahaya kebaikan untuk mencapai bahkan membuka Jalan Taubat. 

Maka terberkatilah mereka yang menerapkan garis Apostolik dalam setiap perbuatan dan ucapannya
Ketika Zaman Kaliyuga secara kita tidak sadar telah bermula , Maka saya benar - benar mengucapkan Syukur dengan Hormat bagi mereka yang tetap memegang Teguh dan bertahan pada ajaran Rasul nya.

Sebab saya beranggapan Hanya mereka yang Kebal dan tak terpengaruh Ketika peralihan ke Zaman Kaliyuga , Mereka yang terbiasa dan dekat dengan Garis Apostolik.


Biarkan diri ini menjadi Santri tanpa memanut Kyai maupun Pesantren untuk terus berTransenden hingga akhir hayat
Di Zaman Kaliyuga setiap individu akan terbalik , Dimana akan muncul Fenomena " Santri Tanpa Kyai dan Pesantren " , Sedangkan akan muncul Fenomena yang akan berdampingan dengan Fenomena sebelum nya yaitu " Orang kurang terpelajar akan mengajarkan ". 

Saya menempatkan mungkin hanya diri sendiri lah yang hanya dapat dipercaya disaat itu , Untuk memahami Kejadian yang tak akan di jangkau manusia pada umum nya.

Selagi Muhammad , utusan ilahi , individu apa yang harus tersudut dalam benci ?
Dalam ajaran Islam Nabi Muhammad SAW adalah Nabi terakhir dalam urutan 25 Nama nabi , Yang di utus Tuhan untuk memanusiakan manusia , Terberkatilah Nama besar Nabi Muhammad SAW dengan segala perbuatan - kebaikan nya yang pantas di teladani
Sehingga dapat mengkonversi benih kebencian menjadi pohon persahabatan dan toleransi.

Dan terkutuklah bagi mereka yang mengaku Menjunjung tinggi nama besar Nabi Muhammad SAW , dengan Parang di lengan dan minim Edukasi pendefinisian ajaran agama.


Selama , Enam Ribu Enam Ratus Enam Puluh Enam , Kitab suci , alasan apa lagi untuk terus tetap membenci ?
Enam Ribu Enam Ratus Enam Puluh Enam (6666) adalah jumlah Ayat pada Kitab Al-Qur'an yang menjadi Landasan,Ideologi dan  Jati diri seorang penganut ajaran islam dalam menjalani Hidup sebagai seorang muslim yang menjunjung tinggi rasa tanggung Jawab , toleransi , Kemanusiaan dan Persamaan serta Kebebasan sebagai sesama manusia.

Hingga saat ini masih banyak Individu yang terjebak dalam Tiga Angka Enam (666) yang bisa disebut dengan Nomer setan.

Wahai orasi Bigot layak nya murka coretan Banksy
Kata bigot di rujukan untuk orang yang tidak bisa menerima orang yang memiliki pendapat berbeda , Seorang Bigot sangat Fanatik dengan apa yang dia yakini dan pada umum nya punya Anggapan bahwa Opini nya sangat benar , Tak bisa diganggu gugat dan bersifat Tetap di pola pikir.

Para Bigot tak akan ragu berorasi dengan segala cara yang dapat mereka terapkan tak peduli kapanpun , dimanapun , kepada siapapun , Menurut saya hanya sedikit terdapat perbedaan yang dapat ditemukan dari Karya Grafiti Banksy yang disertai bumbu Kritik Sosialnya dengan Seorang bigot yang mati-matian layak patriot yang mempertahankan opini pribadi nya yang berasal dari kelompok nya sendiri.

Maaf kan diri ku atas semua notasi dan huruf pada imajinasi Fabel yang ku rakit untuk mu sebelum pergi
Untuk bagian ini saya mencoba menggambarkan sosok Orang Tua , yang menceritakan kisah - kisah pengantar tidur yang di dalam nya Tersirat Hikmah dan nilai - nilai untuk menjalani kehidupan , untuk buah hati nya yang akan berlabuh ke dunia mimpi.

Namun pada kenyataan di Zaman Kaliyuga , tak adalagi moral , tak berlaku lagi norma , yang ada hanya Persaingan , tentang bagaimana memenuhi Kebutuhan untuk menjalin Hidup di hari ini dan menyambung nya untuk hari Esok.

Sehingga tak adalagi Penarapan Nilai - nilai kehidupan yang pada umum nya di terapkan pada Cerita Fabel untuk Anak - anak yang masih terlalu dini untuk melihat kenyataan dunia.

Masih adakah Partisi antara Setan & Tuhan Pada setiap karakteristik individu yang bertahan setiap Hari ?
Di Zaman Kaliyuga , setiap Individu akan memutuskan kemana akan berlabuh antara Sisi Tuhan & Setan , Setan & Tuhan ada dalam diri kita , Kedua nya terpartisi dan Hanya Akal,Perasaan,Emosi yang menjadi Batas nya.

Jika seorang kehilangan salah 1 atau tidak menggunakan ketiga nya dari Akal , Perasaan ,Emosi maka yang terjadi adalah tinggal menunggu Di Rasuki antara Setan atau Tuhan.

Yang dimaksud " Di Rasuki " adalah hilang nya Kontrol diri dengan Akal , Perasaan , Emosi ,
Jika di Rasuki Tuhan kemungkinan menjadi Seorang Bigot dan Pecandu Agama tanpa ada nya Filter menggunakan Akal , Perasaan , Emosi .

Sedangkan Jika di Rasuki " Setan " lepas nya kendali diri untuk memenuhi Nafsu dan Kepentingan nya sendiri atau kelompok nya.

Yang menjanjikan setiap segi keabadian bagi kami yang terancam di sembelih pada kemudian hari
Di Zaman Kaliyuga , hanya tinggal menunggu Akhir dari dunia , semua nya akan menjadi Abadi , tak adalagi durasi , limit , batasan dan sejenis nya.

Kata Kami di rujukan untuk Manusia , Setiap orang pada kala itu semua nya akan Terancam untuk di Sembelih , Sebagai perwujudan atas Penggunaan Akal , Perasaan dan Emosi.

Semua akan mendapatkan Balasan atas Pengunaan nya , Tak peduli bagimanapun , tak pandang bulu , Berlaku untuk siapapun yang telah memutuskan Berada di Sisi Setan atau Tuhan.

Lantas bagaimana mencari jawaban usaha bertaubat di hari ini ?
Di Kala itu ketika Segi Keabadian telah di terapkan ( Masih berkaitan dengan yang sebelumnya ) , Kami bertanya - tanya tentang segala peluang upaya dan usaha  bertaubat yang dapat di terapkan dan masih berlaku Pada saat itu.

Tak adalagi si Bandar penyebar Kunci Jawaban di Hari itu semua akan mempertanggung Jawabkan , Pilihan berdasarkan Akal , Perasaan dan Emosi nya masing - masing.

Sejak setiap hikayat nya tak berlaku bagi diri ini yang selalu punya alasan Berakhir seperti Fir'aun tanpa perlu diprediksi
Bagi mereka yang menjadi Komando atas diri nya sendiri , Yang menjadi tuan dari Akal , Perasaan & Emosi nya , di Pastikan mereka sudah siap menerima nya.

Setelah memutuskan di Sisi mana ia akan bergabung , Jadi Memprediksi tak ada gunanya lagi.

Bahkan Berakhir tenggelam di tengah laut seperti Fir'aun dengan bala Tentara nya sudah menjadi Kesapatkan umum , setelah menentukan di Sisi mana Akal , Perasan & Emosi akan berpihak.

Dan demi setiap individu yang berpartisipasi menerapkan 3in1 antara Surga dan Neraka mulai detik ini   
3in1 yang di maksud adalah Akal , Perasaan dan Emosi yang berikan sang pencipta untuk masing - masing manusia , Tinggal bagaimana manusia tersebut menjadi Komando & Tuan atas apa yang telah di berikan pencipta.

Bagi mereka yang menerapkan 3in1 , Maka mereka dapat mengemudikan kemana Tujuan akhir nya setelah Segi Keabadian diterapkan.

Diri yang di banggakan ini kan berakhir tak lebih buruk seperti Hitler dan Nazi
Termasuk bagi mereka yang membanggakan diri nya sendiri pun pada akhir nya akan Berakhir lebih buruk dari kekalahan dan kehancuran Hitler yang memimpin Nazi.

Di Zaman kaliyuga , tak lebih tentang Perang , Tentang terpenuhi atau tidak ,Tentang menang atau Kalah , Tentang bertahan atau tersingkir.

Biarkan saja diri ini terus larut pada Mata satu penyebab tercetusnya Konspirasi
Di Zaman Kaliyuga akan banyak konspirasi yang bersumber dari manapun , Mungkin lebih ganas dan lebih rahasia dari Hubungan Mata satu dengan Bank Dunia.

Manusia bahkan terombang - ambing dan ikut Berlarut atau mungkin ikut berpartisipasi tentang Konspirasi yang bertebaran dalam kehidupan.

Biarkan saja hingga detik ini , hanya Denyut nadi saja yang nampak bersahabat dengan diri ini
Bahkan ada Manusia yang ingin Mengakhiri hidup nya , Hanya tinggal menunggu waktu Ketika Denyut nadi mulai terlihat bersahabat , langkah selanjut nya adalah memutusnya secara Perlahan - Lahan layak nya sahabat sehidup semati.

Sebagai tanda Mundur , Menyerah dalam menghadapi Zaman Kaliyuga dan lebih memilih masuk lebih cepat ke dalam Segi Keabadian.

Merakit Persepsi publik yang telah mati , Mungkin hanya itu alasan kenapa ? Emosi , Perasaan dan intelektual pada diri ini untuk dapat terus ada disini
Bahkan akan ada manusia yang bertanya - tanya , Kenapa diri nya harus hadir dan berpartisi di Zaman Kaliyuga ?

Dia Akan mulai bertanya - tanya namun Persepsi Publik sudah mati di tutupi Kebutuhan dan Kepentingan Pribadi , Sehingga hanya dengan Akal , Perasaan dan Emosi lah manusia akan memahami apa yang sebenar nya benar-benar terjadi disaat itu , Membaca Gejala , Menganalasi namun sayang nya tak bisa Mengobati maupun mencegah , Hanya stop di Memahami agar Mendapatkan Jawaban atas apa yang dipikirkan.

Pada akhir nya pilihan yang tersisa pada diri ini adalah menjalin hubungan lebih intim lagi dengan sang ilahi
Setelah bertransenden dan memahami apa yang terjadi Di Zaman kaliyuga , Akan muncul opsi yang harus diputuskan dengan Akal , Perasaan dan Emosi.

Hanya tentang ikut Mempertahankan diri sendiri atau Mencari bekal untuk di Segi Keabadian nanti , Kala itu renungan sudah tak berarti lagi , Yang ada hanyalah Memilih dan Lakukan.

Dan izinkan diri ini menerapkan apa yang kau Gagaskan wahai Gramsci
Dengan memanfaatkan Hagemoni , maka Manusia maupun Sekelompok Manusia akan memulai menerapkan Nilai - nilai yang di terapkan nya.

Dengan berbekal Fasilitas dan Kuasa yang dimiliki, menarik setiap manusia lain dalam kesempatan apapun untuk berpartisi menjadi bibit Ladang Hagemoni.

dan Dunia serta seisinya pun turut ambil peran hingga akhirnya diri ini mati. 
Di Zaman Kaliyuga , Setiap isi dunia akan berperan dan berpengaruh terhadapat Keputusan atas Opsi yang dipilih Oleh Manusia dengan menggunakan Akal , Perasaan dan Emosi nya , Sehingga Faktor - Faktor akan menjadi alasan mengapa manusia memutuskan Opsi tersebut.

Penutup

Terima kasih banyak saya ucapkan untuk kawan - kawan yang sudah menyimak Tulisan pribadi saya dari Awal hingga Akhir , Saya menunggu masukan dari kalian semua tentang setiap Tulisan pribadi saya Terima kasih.

Minggu, 05 Agustus 2018

Kaliyuga

Bagaimana memulai Taubat bagi Jiwa yang tak diberkati kemampuan bertaubat?

Maka terberkatilah mereka yang menerapkan garis Apostolik dalam setiap perbuatan dan ucapannya

Biarkan diri ini menjadi Santri tanpa memanut Kyai maupun Pesantren untuk terus berTransenden hingga akhir hayat

Selagi Muhammad , utusan ilahi , individu apa yang harus tersudut dalam benci ?

Selama , Enam Ribu Enam Ratus Enam Puluh Enam , Kitab suci , alasan apa lagi untuk terus tetap membenci ?

Wahai orasi Bigot layak nya murka coretan Banksy

Maaf kan diri ku atas semua notasi dan huruf pada imajinasi Fabel yang ku rakit untuk mu sebelum pergi

Masih adakah Partisi antara Setan & Tuhan Pada setiap karakteristik individu yang bertahan setiap Hari ?

Yang menjanjikan setiap segi keabadian bagi kami yang terancam di sembelih pada kemudian hari

Lantas bagaimana mencari jawaban usaha bertaubat di hari ini ?

Sejak setiap hikayat nya tak berlaku bagi diri ini yang selalu punya alasan Berakhir seperti Fir'aun tanpa perlu diprediksi

Dan demi setiap individu yang berpartisipasi menerapkan 3in1 antara Surga dan Neraka mulai detik ini

Diri yang di banggakan ini kan berakhir tak lebih buruk seperti Hitler dan Nazi

Biarkan saja diri ini terus larut pada Mata satu penyebab tercetusnya Konspirasi

Biarkan saja hingga detik ini , hanya Denyut nadi saja yang nampak bersahabat dengan diri ini

Merakit Persepsi publik yang telah mati , Mungkin hanya itu alasan kenapa ? Emosi , Perasaan dan intelektual pada diri ini untuk dapat terus ada disini

Pada akhir nya pilihan yang tersisa pada diri ini adalah menjalin hubungan lebih intim lagi dengan sang ilahi

Dan izinkan diri ini menerapkan apa yang kau Gagaskan wahai Gramsci


dan Dunia serta seisinya pun turut ambil peran hingga akhirnya diri ini mati.

Selasa, 31 Juli 2018

Pesta Malam Para Penghujat

Selamat menikmati malam untuk setiap penikmat Drama racikan Henrik Ibsen

Terpujilah Setiap notasi huruf yang bergema dalam pidato ideologi panas mulut Bakunin

Lupakan 1 Suro sejak Definisi hidup masa kini mengganggu istirahat Lenin

Maka simaklah Pidato Chavez di depan muka Amerika

Sejak Amerika tak lebih dari Panggung Bagi Enzo Martucci dalam Murka

Dan kami tetap disini untuk memberi dupa dan tak boleh lupa tentang para penganut Konsep si Pak Tua Hegel

Dan tolong sampaikan ke si Pak Tua Hegel , kami terjebak dalam ladang candu Hagemoni

Kami terus mencari Testimoni , Meski dalam Stigma Komunis dan Kafiri

Dear Gramsci , Jika intelektual terbagi dalam Tradisional & Organik 

Maka Spiritual terbagi antara Iman dan Overdosis

Maka Jangan izinkan Kami larut Terpukau terhadap Hedonisme Meterial Hidup

Wahai Karl Marx yang bersender di belakang pabrik sambil menulis Das Kapital

Dan demi setiap Harapan yang ikut menuntun kami , Layak nya Partisipasi Heidegger dalam Nazi

Tercium Argumen yang mulai membasi , Seperti Kritik Kapitalis George Soros

Meskipun Kami Raja dengan Prajurit , Kami Tak berarti di hadapan industri dengan Kontrol Kasparov

Seperti Kutukan pada operasi Deep Blue , Yang tak akan mampu menafsirkan Nafsu Duniawi

Kami Sadar kesetiaan tak lebih dari Perbudakan , Kontrak Tuan dan Hamba

Bangkit nya Kesadaran , Atas kebahagiaan yang hanya berlatar di dalam Novel Romance

Maka Pergilah melacurkan setiap Harapan , Yang terpampang dalam Filsafat Tempat Tidur

Kami Mulai terapkan Kuda & Keledai dalam Parlemen layak nya Caligula

Kami Berhimpun dalam barisan Zengakuren , Yang bermimpi menjadi Agen

Dalam Sistem Ekonomi serta Politik yang menagih Tumbal layak Aztec

Lupakan Ramalan Suku Maya , Sejak Fukuyama mulai Menggagaskan Akhir Sejarah

Maka jangan izinkan malam terlalu cepat bagi kami wahai ilahi

Sebelum Manusia menjadi Manusia Seutuh nya