Selasa, 31 Juli 2018

Pesta Malam Para Penghujat

Selamat menikmati malam untuk setiap penikmat Drama racikan Henrik Ibsen

Terpujilah Setiap notasi huruf yang bergema dalam pidato ideologi panas mulut Bakunin

Lupakan 1 Suro sejak Definisi hidup masa kini mengganggu istirahat Lenin

Maka simaklah Pidato Chavez di depan muka Amerika

Sejak Amerika tak lebih dari Panggung Bagi Enzo Martucci dalam Murka

Dan kami tetap disini untuk memberi dupa dan tak boleh lupa tentang para penganut Konsep si Pak Tua Hegel

Dan tolong sampaikan ke si Pak Tua Hegel , kami terjebak dalam ladang candu Hagemoni

Kami terus mencari Testimoni , Meski dalam Stigma Komunis dan Kafiri

Dear Gramsci , Jika intelektual terbagi dalam Tradisional & Organik 

Maka Spiritual terbagi antara Iman dan Overdosis

Maka Jangan izinkan Kami larut Terpukau terhadap Hedonisme Meterial Hidup

Wahai Karl Marx yang bersender di belakang pabrik sambil menulis Das Kapital

Dan demi setiap Harapan yang ikut menuntun kami , Layak nya Partisipasi Heidegger dalam Nazi

Tercium Argumen yang mulai membasi , Seperti Kritik Kapitalis George Soros

Meskipun Kami Raja dengan Prajurit , Kami Tak berarti di hadapan industri dengan Kontrol Kasparov

Seperti Kutukan pada operasi Deep Blue , Yang tak akan mampu menafsirkan Nafsu Duniawi

Kami Sadar kesetiaan tak lebih dari Perbudakan , Kontrak Tuan dan Hamba

Bangkit nya Kesadaran , Atas kebahagiaan yang hanya berlatar di dalam Novel Romance

Maka Pergilah melacurkan setiap Harapan , Yang terpampang dalam Filsafat Tempat Tidur

Kami Mulai terapkan Kuda & Keledai dalam Parlemen layak nya Caligula

Kami Berhimpun dalam barisan Zengakuren , Yang bermimpi menjadi Agen

Dalam Sistem Ekonomi serta Politik yang menagih Tumbal layak Aztec

Lupakan Ramalan Suku Maya , Sejak Fukuyama mulai Menggagaskan Akhir Sejarah

Maka jangan izinkan malam terlalu cepat bagi kami wahai ilahi

Sebelum Manusia menjadi Manusia Seutuh nya

0 komentar:

Posting Komentar