Minggu, 05 Agustus 2018

Kaliyuga

Bagaimana memulai Taubat bagi Jiwa yang tak diberkati kemampuan bertaubat?

Maka terberkatilah mereka yang menerapkan garis Apostolik dalam setiap perbuatan dan ucapannya

Biarkan diri ini menjadi Santri tanpa memanut Kyai maupun Pesantren untuk terus berTransenden hingga akhir hayat

Selagi Muhammad , utusan ilahi , individu apa yang harus tersudut dalam benci ?

Selama , Enam Ribu Enam Ratus Enam Puluh Enam , Kitab suci , alasan apa lagi untuk terus tetap membenci ?

Wahai orasi Bigot layak nya murka coretan Banksy

Maaf kan diri ku atas semua notasi dan huruf pada imajinasi Fabel yang ku rakit untuk mu sebelum pergi

Masih adakah Partisi antara Setan & Tuhan Pada setiap karakteristik individu yang bertahan setiap Hari ?

Yang menjanjikan setiap segi keabadian bagi kami yang terancam di sembelih pada kemudian hari

Lantas bagaimana mencari jawaban usaha bertaubat di hari ini ?

Sejak setiap hikayat nya tak berlaku bagi diri ini yang selalu punya alasan Berakhir seperti Fir'aun tanpa perlu diprediksi

Dan demi setiap individu yang berpartisipasi menerapkan 3in1 antara Surga dan Neraka mulai detik ini

Diri yang di banggakan ini kan berakhir tak lebih buruk seperti Hitler dan Nazi

Biarkan saja diri ini terus larut pada Mata satu penyebab tercetusnya Konspirasi

Biarkan saja hingga detik ini , hanya Denyut nadi saja yang nampak bersahabat dengan diri ini

Merakit Persepsi publik yang telah mati , Mungkin hanya itu alasan kenapa ? Emosi , Perasaan dan intelektual pada diri ini untuk dapat terus ada disini

Pada akhir nya pilihan yang tersisa pada diri ini adalah menjalin hubungan lebih intim lagi dengan sang ilahi

Dan izinkan diri ini menerapkan apa yang kau Gagaskan wahai Gramsci


dan Dunia serta seisinya pun turut ambil peran hingga akhirnya diri ini mati.

0 komentar:

Posting Komentar